BAB 8

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

1.      Konsep Kegelisahan

Kegelisahan yang berasal dari kata gelisah artinya perasaan tidak tentram, tidak tenang, tidak sabar lagi, cemas dan khawatir. Kegelisahan adalah gejala universal, yang bersifat kejiwaan, dan ada pada manusia manapun.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kegelisahan antara lain:

  1. ketidak pastian suatu keadaan tertentu
  2. ketidak pastian dari perbuatan orang lain
  3. keterasingan
  4. kesepian
  5. dll

Pada dasarnya kegelisahan merupakan perasaan manusia yang takut akan kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya. Kegelisahan seseorang bisa dilihat dari tingkah laku dan gerak-gerik seseorang yang lain dari biasanya.

2.      Kegelisahan, pengaruhnya, dan harapan

Kegelisahan yang terjadi pada seseorang akan berpengaruh secara psikologis, tidak hanya pada kehidupan peribadi tetapi juga terhadap kehidupan orang lain.kegelisahan pada dasarnya terjadi karena ketidak pastian, keterasingan, kesepian, akibat sikap dan perbuatan diri sendiri. Dampak pada kegelisahan contohnya kehilangan harga diri atau martabat, hilangnya nam baik di masyarakat, bahkan hilangnya kepercayaan maupun jabatan. Ketidakpastian, ketersaingan dan kesepian dapat terjadi saling kait mengkait satu sama lain. Ketiga factor penyebab kegelisahan tersebut harus mengenai nilai-nilai kemanusian yang bersifat unik yaitu menyentuh harkat dan martabat manusia.

Dampak negatif kegelisahan menimbulkan kerugian atau kehilangan karena tidak adanya lagi harapan, dan dampak positifnya manusia bias lebih terdorong untuk mencari kesempurnaan, menjadi lebih kreatif dan produktif.

A.    Harapan dan Kebutuhan

1.      Konsep Harapan

Harapan berarti suatu keinginan supaya sesuatu itu menjadi kenyataan atau tercapai. Dalam konsepnya harapan dapat dijabarkan sebagai berikut; keinginan manusia agar kebutuhan hidupnya dapat menjadi kenyataan karena usaha yang dilandasi kemampuan yang menyakinkan.

2.      Perjuangan Mengatasi Penderitaan

Pembebasan dari penderitaan pada hakikatnya meneruskan kelangsungan hidup. Manusia tidak boleh pesimis, karena Tuhan memang menakdirkan manusia untuk bahagia dan menderita, maka manusia harus optimis dalam berusaha mengatasi kesulitan hidup.

B.     Penyebab Penderitaan

Faktor-faktor yang mempengaruhi penderitaan:

  1. Perbuatan buruk manusia
    1. Perbuatan buruk kepada orang lain
    2. Perbuatan buruk kepada alam lingkungan
    3. Perkawinan, Perceraian, Kematian
    4. Penyakit, Siksaan dan Azab Tuhan

C.    Pengaruh Penderitaan

  1. Pengaruh Negatif
    1. Penyesalan karena tidak bahagia
    2. Sikap kecewa
    3. Putus asa
    4. Bunuh diri
  2. Pengaruh Positif
    1. Sikap optimis mengatasi penderitaan hidup
    2. Lebih kreatif dan produktif
    3. Tidak mudah menyerah pada keadaan

Sumber:  http://sospol.untag-smd.ac.id/wp-content/uploads/2012/04/Kegelisahan-dan-Penyebabnya-13.doc

Kegelisahan bersumber dari rasa takut. Rasa takut tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti contohnya antara lain takut akan kehilangan, takut terluka, takut mati, takut gagal, dan bermacam-macam rasa takut lainnya.

Seseorang yang sedang gelisah dapat terlihat pucat, pantang senyum, terbata-bata, gemetar, keringat dingin, jalannya cepat, dan sering menengok ke segala arah. Dia menjadi sangat aware akan keadaan di sekitarnya. Maka itu, orang yang sedang gelisah seringkali menghindar dari keramaian dan teman-temannya sendiri.

Kegelisahan sebenarnya dapat diatasi jika saja kita memiliki percaya diri yang kuat. Berikut penuturannya:

1.      Percaya Diri

Untuk membangkitkan sikap percaya diri manusia diharapkan mempunyai kemampuan fisik (Jasmani), dan intelektual (Skill, professional), sehingga dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut manusia percaya bahwa suatu usaha akan berhasil. Tapi sifat percaya diri tidaklah mutlak karena masih ada lagi kekuatan yang lebih di atas manusia yaitu Tuhan, sehingga manusia tidak berbuat takabur.

2.      Gairah Mengatasi Kesulitan

dalam setiap usaha untuk mewujudkan harapan, pastilah akan ditemukan hambatan dan kesulitan. Untuk mengatasi hal-hal tersebut maka manusia layaknya meningkatkan kemampuan yang dimilikinya, dengan cara:

  1. meningkatkan pendidikan atau pelatihan baik formal ataupun non formal
  2. Meningkatkan pengalaman
  3. Banyak komunikasi
  4. Banyak memperoleh informasi tentang keberhasilan
  5. Banyak mengatasi gejala kehidupan manusia
  6. Mempertebal keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Tinggalkan Pesan Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s