Test Ride Honda CB150 “Streetfire”

buntut_cb

Masih inget ada apa di Parkir Timur Senayan tanggal 15 Desember 2012?
Yup, bener banget. AHM sedang menggelar acara launching Honda CB150 Streetfire di sana. Beragam event yang diadakan antara lain Test Ride, konser musik, macem-macem undian, tontonan stunt-ride, drag-race dan lain-lain. Event launching yang diadakan Honda kali ini bener-bener terasa all-out untuk membuktikan aura dan performa kencang dari sang naked DOHC ini. Lihat saja, ada event drag race untuk membuktikan kalau motor ini benar-benar kencang dan stunt-ride untuk membuktikan performa handling CB150 yang mantap.

Oke, kita lanjut ke main event yaitu Test Ride. Yuk mariii…kita mulai dari tampang.

tampak_depan

Hal pertama yang bikin saya kagum adalah trellis truss frame‘nya yang all-new untuk sebuah motor Honda. Desainnya pun bener-bener cocok sama keseluruhan bodi motor. Lalu diliat dari depan, ukuran lampu utama keliatan pas sama dimensi motor. Spakbor depan yg punya lubang di 2 sisi pinggir tengah mengingatkan sama spakbor depannya CB serebu. Lalu mesin DOHC‘nya juga ikut membantu mempercantik bagian bawah motor sehingga tidak terlihat kopong. Buntut belakang pun dibuat lebih nungging, tidak seperti saudara-saudara tuanya yang punya buntut datar. Pokoke…keren tenaaan…!

dohc_cibi
knalpot_cibi

Yak, puas ngeliat bodinya, kita lanjut ke test ride. Eits…sebelum ngebut, make safety gear dulu atuh. Jaket cek, sarung tangan cek, sepatu cek, umbrella girl…sayangnya ga disediain tuh. Hahaha…! Oke, saya milih satu unit CB150 berwarna putih-biru buat ditunggangin. Masukin kunci kontak, putar ke On, tunggu engine check selesai, nyalakan. Dan apa yg terjadi saudara-saudara, ternyata suara yang keluar dari knalpotnya mirip sama v-ixion lama. Posisi riding terbilang semi-sporti, karena desain stangnya yang lumayan rendah. Masuk gigi 1, ih…alus kali ini pindah giginya. Nyok gebeer…! Ternyata biarin gear belakang lebih banyak 2 mata dari CBR150, napas mesinnya masih lumayan panjang loh. Gigi satu aja dapet 45kph. Berkat penggantian mata gear tadi, tarikan bawah sang DOHC sukses dibuat menghentak. Vibrasi mesin juga terasa sangat minim. Beruntung arena test ride kali ini lumayan panjang dan asik. Jadi saya puas-puasin deh buat ngegeber dan coba belok-belok rebah. Dicoba buat ngelewatin polisi tidur, bantingan suspensi Pro-Link di belakang dan teleskopik di depan terasa pas dan nyaman. Belok rebahan juga makin pede dah, bodo amat bannya kecil. Cuma kudu ati-ati aja kalo downshifting ketika lagi belok. Saking lembutnya transmisi, pindah gigi dari 2 ke 1 malah masuk ke n tanpa terdengar sama sekali.

Yaa…singkat kata inilah motor sport Honda paling enak yang pernah saya coba. Mesin DOHC 17 PS, suspensi Pro-Link, dan chassis teralis sukses membuat motor ini sangat nyaman dan kencang untuk dikendarai. Dengan harga OTR Rp 22.350.000, kapan lagi punya motor bermesin DOHC coba🙂

Tinggalkan Pesan Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s