[TUGAS] Review Flare Modelling

flare_example
Flare modelling sering dipakai pada game ber-genre FPS seperti Counter-Strike

Flare adalah sebuah model yang memiliki unsur flow gerakan dan kilatan cahaya yang biasanya dihasilkan dari (pada umumnya) api dan panas, contohnya seperti lidah api pada matahari, cahaya flash yang dihasilkan senjata api, obor stick, dan lain-lain. Membuat flare modelling tidaklah mudah karena gerakannya tidak konstan dan bentuknya selalu berubah-ubah karena beberapa faktor lingkungan.

Faktor-faktor berikut perlu dipertimbangkan sejak awal ketika mempertimbangkan spesifikasi desain flare:
– laju alir
– Komposisi gas
– Kondisi gas (temperatur dan tekanan yang ada)
– ketersediaan utilitas (tenaga, gas, udara, uap)
– Lokasi / kondisi tempat
– Pertimbangan lingkungan

CFD_Flare
CFD Flare dapat menunjukkan beberapa karakteristik yang tidak biasa

Flare modelling dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan Lens-Flare Shader pada aplikasi Blender, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
blender_flare
Screenshot menunjukkan pengaturan lens-flare shader, real time pratinjau 3D, dan kontrol posisi. Driver digunakan untuk menghubungkan kontrol posisi kosong untuk shader masukan “Posisi Cahaya”

Fitur-fitur pada Lens-Flare Shader:
– Real time 3D pratinjau viewport.
– Output Shader dapat dihubungkan langsung ke Bahan “Permukaan” koneksi node ini (setup simpul yang mudah).
– Posisi koordinat sumber cahaya lens-flare dapat diatur oleh pengguna.
– Elemen Bloom, Starburst, Rainbow, Disk, Ring, Blot dan Hole yang dapat dikustomisasi secara lengkap.
– Jumlah bintik-bintik, dan distribusi tipe spot, dapat divariasikan oleh pengguna.
– Pengguna gambar didefinisikan opsional untuk semua elemen lensa-flare (fitur baru).
– Kendali untuk mencampur antara disintesis lensa flare dan citra pengguna berbasis lensa suar.
– Elemen lensa suar dapat ditarik di GIMP – Photoshop – Download – atau lainnya.
– Mudah Tinting warna.
– Pengaturan variasi warna yang sederhana
– Pengaturan rasio aspek otomatis atau manual (misalnya untuk lensa anamorphic-flare).
– Pilihan output warna yang luas memungkinkan semua elemen lens-flare untuk selanjutnya dilanjutkan dalam editor simpul jika diinginkan.

Sumber:
http://www.argoflares.com/research/introduction/flare-system-design/flare-design-specification-pt-1/
http://blendbits.blogspot.com/2013/05/lens-flare-shader-for-blender-cycles.html

One thought on “[TUGAS] Review Flare Modelling

Tinggalkan Pesan Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s