Implementasi Komputasi Geografi

Oke, kalimat pembuka untuk postingan kali ini adalah sebuah pertanyaan, yaitu “Apa yang dimaksud dengan Implementasi Komputasi Geografi?”

Baik, sebelum itu kita harus tahu dulu apa maksud dari kata “Komputasi”. Teori dari komputasi itu sendiri adalah cabang dari ilmu komputer dan matematika yang membahas tentang bagaimana cara untuk memecahkan suatu masalah pada model komputasi dengan menggunakan suatu algoritma. Teori komputasi ini sendiri terbagi menjadi menjadi dua cabang, yaitu teori komputabilitas dan teori kompleksitas. Namun perlu diingat, kedua cabang tersebut tetap saja berhubungan dengan model formal komputasi.

Di masa ini terdapat beberapa macam model komputasi. Namun ada satu model komputasi yang paling sering dipakai oleh para ilmuwan komputer untuk melakukan studi, yaitu model mesin turing. Sebuah mesin turing dapat kita ibaratkan sebagai sebuah komputer personal dengan kapasitas memori yang tak terhingga, namun hanya dapat diakses dalam bagian-bagian yang terpisah. Para ilmuwan komputer lebih suka mempelajari mesin turing karena mudah dirumuskan, dianalisis, dan digunakan untuk pembuktian beberapa teori. Memang benar kalau kapasitas memori yang tidak terbatas itu terdengar mustahil untuk diwujudkan, namun setiap permasalahan yang dipecahkan oleh mesin turing pasti hanya memerlukan jumlah memori yang hingga. Kesimpulannya, setiap masalah yang dapat dipecahkan mesin turing juga dapat dipecahkan oleh komputer yang mempunyai jumlah memori yang terbatas.

Kalau begitu, apa yang dimaksud dengan implementasi komputasi geografi?
The answer is simple. Maksudnya adalah mengimplementasi atau mempraktekkan suatu model komputasi di dalam faktor geografi, baik secara real maupun virtual. Geografi itu sendiri tidak selalu membahas tentang geografi Bumi dan cuacanya. Geografi yang dimaksud bisa saja berhubungan dengan dunia komputerisasi. Sebagai contoh dari implementasi komputasi geografi adalah cloud computing, atau berarti komputasi awan dalam bahasa Indonesia. Cloud Computing didefinisikan sebagai sebuah model komputasi yang memungkinkan kita untuk memperoleh kenyamanan, akses on-demand terhadap kumpulan sumber daya komputasi (contohnya jaringan, server, media penyimpanan, aplikasi, dan layanan komputasi) yang konfigurasinya dapat dilakukan dengan cepat, dan disertai sedikit usaha untuk mengelola dan berhubungan dengan penyedia layanannya.

Tinggalkan Pesan Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s