Review Gear SSS dan Rantai RK part 2

Oke, sudah hampir sebulan lamanya saya mencicipi gearset SSS rasio 14/44 dan rantai RK GR428HSLT di Cibi kesayangan. Dan sesuai janji, saya akan me-review selengkap-lengkapnya mulai dari kualitas overall, daya tahan rantai, feeling berkendara, dan beberapa poin lainnya yang menurut saya perlu untuk ditambahkan.

Oh ya, berikut dana yang saya habiskan untuk membeli satu set gearset ini :
– Gear Depan SSS 14T : Rp 55.000
– Gear Belakang SSS 44T : Rp. 100.000
– Rantai RK GR428HSLT 130 link : Rp. 260.000

SSS_Gear_3
Keadaan gear ketika baru terpasang

IMG_20160123_130704
Keadaan gear setelah sebulan

Dari segi visual, keadaan rantai dan gear tidak jauh berbeda dari ketika baru terpasang. Keregangan rantai juga tidak banyak berubah. Yah, lumayan puas lah ama performa dan daya tahan dari gearset ini. Tidak seperti rantai standar Honda yang cepet banget melarnya. Bayangin aja, tiap 2 minggu rantai udah berisik karena melar dan minta disetel ulang. Catetan dikit, warna emas rantai RK-nya mulai pudar tuh. Tanda-tanda cat rantai RK yang tipis kah??

Trus impresi pas dibawa berkendara gimana nih?
Wah, nyaman banget Masbro. Dari suara dah, nih gearset terbilang sunyi, ga banyak suara gemerisik, anteng banget pokoknya. Padahal dari awal pasang gearset, si Cibi jarang saya cuci buat ngetes berisik apa ngga nih kalo motor dalam keadaan kotor-kotoran setelah diguyur hujan. Getaran juga ngga berasa di daerah step kaki kiri, bukti kalo gearset berfungsi dengan sangat-sangat baik.
Namun, saya lebih penasaran sama rasio gear-nya yang lebih ringan dari bawaan pabrik, yaitu 14/44. Jika dibanding standar Cibi yang memakai rasio 15/45, pastinya sudah jelas kalau si Cibi yang sekarang ngga bisa mengkail top speed lebih tinggi dari keadaan gear standar.
But you know…that’s not a big deal. Gaya riding saya yang sekarang udah jarang betot gas sampai top speed. Ini karena rute riding saya yang sekarang lebih menuntut untuk respon akselerasi yang lebih baik. Intinya, riding si Cibi sekarang nemunya kemacetan dan jalan menanjak Masbro. Nah, pemakaian rasio gear 14/44 pada Cibi saya rasa udah pas kok buat stop n’ go dan riding kalem. Trus kalo buat boncengan, udah ga ada lagi perasaan ngeden pas riding di kecepatan rendah.

Tapi kalo buat betot-betotan, gimana impresinya?
Akselerasi dari diam ke 70kpj meningkat drastis. Entah kenapa, power mesin di RPM bawah jadi ngisi banget. Cuil gas dikit di gigi 1 ato gigi 2, si Cibi langsung melenggang dengan entengnya. Namun untuk menembus speed di atas 100kpj agak tricky. Si Cibi harus bener-bener mulai dari gigi 1 dan geber sampai 9000rpm. Terus lakukan sampai gigi 6 dan si Cibi bisa tembus 120kpj on speedo. Normalnya, si Cibi udah susah naik ke 100kpj kalau mulai betot gas dari kecepatan santai. Bisa jadi ini karena efek gear depan yang lebih kecil 1 mata, sehingga nafas mesin menjadi pendek dan tenaga terasa kosong di RPM tinggi.

Sebagai penutup, saya memang penyuka kecepatan. Namun di atas itu, saya lebih mementingkan kenyamanan ketika berkendara dengan motor. Percaya deh, mengendarai motor di perkotaan lebih asik untuk mengkail akselerasi dibanding top speed. 90kph udah cukup untuk melakukan overtake kendaraan lain.

Gear SSS saya rekomendasikan bagi Masbro dimarih yang ingin meningkatkan kenyamanan berkendara. Dan tidak seperti gearset merek lain, rasio gear SSS bisa kita pilih sesuai selera. Dan untuk rantai, Masbro bisa pilih antara RK GR428HSLT atau SSS 428HSBT. Mau asli Made in Japan, silahkan ambil RK aja. Hehe…

10 thoughts on “Review Gear SSS dan Rantai RK part 2

Tinggalkan Pesan Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s